Mbelusuk Kampung Batik di Jawa Timur, Masing-Masing Menawarkan Corak Batik yang Berbeda

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 21 Mei 2026 | 15:30 WIB
Kegiatan di Rumah Batik Sekar Ayu yang termasuk di dalam Kampung Batik Putat Jaya, Surabaya. (sapanusa.id)
Kegiatan di Rumah Batik Sekar Ayu yang termasuk di dalam Kampung Batik Putat Jaya, Surabaya. (sapanusa.id)

Dari jauh sudah terlihat gapuranya bertuliskan Kampung Batik Kembang Turi.

Sebagian besar rumah penduduknya dihiasi motif batik yang cantik.

Corak utama kampung ini berupa kembang turi dan menggunakan warna-warna alam.

Baca Juga: Libur Idul Adha Bareng Keluarga? Ini Tempat Wisata yang Wajib Dicoba

Terdapat galeri untuk melihat langsung batik yang sudah diproduksi dan siap dipasarkan.

Perajin batik, yang rata-rata perempuan, secara berkala mendapat workshop yang dibiayai kelurahan Turi.

Selain para ibu rumah tangga, anak-anak pun sudah diperkenalkan pada kreasi membuat batik.

Baca Juga: Rahasia Daging Kurban Cepat Empuk Walau Tanpa Dipresto, Mudah Dipraktikkan di Rumah

Di Kampung Batik Cluring, Desa Tampo, penduduknya membuat batik dengan motif khas Banyuwangi, seperti gajah oling dan kembang kopi. (Pinterest/tourbanyuwangi.com)

Kampung Batik Cluring
Kampung batik ini berlokasi di Desa Tampo, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi.

Kampung Batik Cluring merupakan salah satu sentra batik terbaik di Jawa Timur.

Penduduknya membuat batik dengan motif khas Banyuwangi, seperti gajah oling dan kembang kopi.

Baca Juga: Sambut Hari Raya Kurban, Ini 8 Amalan Sunnah Idul Adha yang Dianjurkan

Ada sejumlah toko batik milik BUMDes Tampo yang bisa dikunjungi.

Seperti Najiha Batik, Taksaka Batik, Yoko Batik, Trisno Batik, Virdes dan Tompo Sentono.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini