Kabar BUMN - Power bank banyak bermanfaat, terutama saat traveling atau bepergian, dan sulit menemukan stop kontak.
Daya tahan power bank berbeda-beda, tergantung kualitas, jenis, kapasitas, dan dayanya.
Persamaannya, setiap power bank harus bisa dijaga dan dirawat agar tidak mudah rusak.
Baca Juga: Lebaran Haji 2026 Jatuh pada 27 Mei, Ini Niat Sholat Idul Adha yang Perlu Diketahui
Charger yang berkualitas dan direkomendasikan
Untuk mengisi ulang, gunakan charger yang berkualitas dan sesuai rekomendasi produsen power bank.
Misalnya powerbank input 5V/2A harus menggunakan charger dengan jenis yang sama juga.
Bila daya charger terlalu besar atau kecil, akan memengaruhi ketahanan power bank.
Baca Juga: Panduan Memulai Bisnis Jastip, Usaha Sampingan yang Cocok Bagi yang Suka Berbelanja
Selain memerhatikan jenis charger, perhatikan juga jenis kabel yang digunakan.
Pilih yang berkualitas terutama yang mendukung transfer arus tinggi dan dilengkapi proteksi sirkuit.
Kabel KW memang lebih murah tetapi malah cepat merusak power bank.
Baca Juga: Wisata Waisak Borobudur 2026, Simak Harga Tiket Pelepasan Lentera dan Jam Acara
Jangan overcharging
Orang sering mengisi daya power bank tanpa memperhitungkan waktu, tak jarang bisa semalaman.
Ini yang membuat power bank cepat rusak. Kadang sampai panas dan akhirnya meledak.
Artikel Terkait
Pahami ini Penyebab Kejadian Power Bank Meledak di Pesawat dan Cara Pencegahannya
5 Langkah yang Harus Dilakukan untuk Melindungi Data Penting di Ponsel Saat Traveling
Dipegang Setiap Waktu dan Kesempatan, Jangan Malas Membersihkan Ponsel, Ini Caranya
Cara Cerdas Melindungi Ponsel Saat Traveling, Baik dari Alam dan Juga Tangan Jahil Pencopet
Mulai Berlaku! Penumpang dari Singapura Hanya Boleh Bawa 2 Power Bank