Kawah Ijen Mendunia! Ini Alasan UNESCO Menetapkannya sebagai Geopark Global

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 29 Mei 2026 | 14:00 WIB
Kawah Ijen resmi mendunia sebagai UNESCO Global Geopark. Simak alasan di balik pengakuan dunia, dari blue fire hingga budaya lokal. (wisato.id)
Kawah Ijen resmi mendunia sebagai UNESCO Global Geopark. Simak alasan di balik pengakuan dunia, dari blue fire hingga budaya lokal. (wisato.id)

Di kawasan ini terdapat berbagai kerucut gunung api aktif, aliran lava purba, hingga formasi geologi yang menjadi objek penelitian.

Beberapa alasan Ijen mendapat pengakuan dunia antara lain:

  • Memiliki fenomena blue fire yang sangat langka
  • Menyimpan bentang alam vulkanik dengan nilai geologi tinggi
  • Menjadi rumah bagi ekosistem tropis yang beragam
  • Berhasil menggabungkan konservasi alam dengan aktivitas masyarakat lokal
  • Menjaga warisan budaya yang masih hidup hingga kini

Baca Juga: InJourney Hospitality Raih Dua Penghargaan TOP CSR Awards 2026 Berkat Implementasi ESG

Kehidupan Penambang Sulfur Jadi Warisan Hidup

Pemandangan khas lain di Kawah Ijen adalah aktivitas penambang sulfur tradisional. Para pekerja ini setiap hari turun ke dasar kawah untuk mengambil bongkahan belerang sebelum membawanya melewati jalur terjal menuju area penimbangan.

Aktivitas tersebut telah berlangsung selama puluhan tahun dan menjadi bagian penting dari identitas sosial masyarakat sekitar Ijen.

Kehadiran para penambang bahkan dinilai sebagai bagian dari living heritage atau warisan hidup yang memperkuat nilai geopark tersebut.

Baca Juga: Cuaca Panas Ekstrem Bisa Bikin Demam? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Budaya Lokal Turut Menguatkan Identitas Ijen

Keistimewaan Kawah Ijen tidak hanya berasal dari aspek geologi, tetapi juga budaya masyarakat sekitar. Di Banyuwangi, masyarakat Osing masih menjaga berbagai tradisi yang memiliki keterkaitan erat dengan alam.

Berbagai agenda budaya seperti Gandrung Sewu dan Banyuwangi Ethno Carnival turut memperkuat identitas kawasan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi warga lewat sektor wisata.

Selain itu, kawasan sekitar Ijen juga memiliki perkebunan kopi peninggalan masa kolonial yang kini berkembang menjadi wisata edukasi dan agrowisata.

Baca Juga: Tambah Daya Listrik Lebih Murah! Promo Diskon 50 Persen PLN Masih Berlangsung

Arah Baru Wisata Berkelanjutan

Setelah memperoleh pengakuan dari UNESCO, kawasan Geopark Ijen kini diarahkan menjadi contoh wisata berkelanjutan di Indonesia.

Pemerintah daerah mulai mengembangkan konsep geowisata yang menekankan edukasi lingkungan, konservasi alam, dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Baca Juga: PLN Nusantara Power Grup Kolaborasi dengan Perusahaan Teknologi Swiss

Pengelolaan wisata pun semakin diperhatikan agar tidak mengganggu ekosistem vulkanik yang sensitif.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini