Gunung ini termasuk dalam cagar biosfer yang diakui oleh UNESCO sejak tahun 1981.
Gunung Leuser memiliki ekosistem hutan hujan tropis yang lengkap.
Luasnya 1.094.692 hektare, terbentang di antara Provinsi Aceh dan Sumatra Utara.
Baca Juga: Kalender Juni 2026: Cek Tanggal Merah dan Peluang Long Weekend untuk Rencana Liburanmu
Hutan di Gunung Leuser menyimpan banyak satwa langka yang dilindungi.
Di antaranya, harimau Sumatra, gajah, badak dan orangutan.
Sementara tumbuhan langka yang dilindungi lebih banyak.
Yaitu, pohon payung raksasa, liana, bunga parasit berdiameter 1,5 meter, dan rafflesia atjehensi.
Baca Juga: Hari Ini Borobudur Jadi Magnet Wisatawan, Ini Agenda Lengkap Puncak Waisak 2026
Taman Laut Bunaken Tangkoko
Tidak sebatas hutan, wilayah perairan pun bisa masuk sebagai cagar biosfer yang dilindungi.
Contohnya Taman Laut Bunaken yang baru ditetapkan UNESCO pada tahun 2020.
Taman laut ini dikenal memiliki ekosistem vulkanik dengan 746.405 hektare habitat darat dan laut.
Baca Juga: TMII Gelar Pekan Raya Budaya hingga 1 Juni 2026, Ada Tari Kecak dan Ratoh Jaroe
Tempat ini jadi habitat bagi 390 spesies terumbu karang, 3.000 spesies ikan, rumput laut, dan alga.
Artikel Terkait
5 Taman Nasional Paling Terkenal di Dunia, Tempat Terbaik Menemukan Keragaman Kekayaan dan Keindahan Alam
Taman Nasional Kerinci Seblat, Jambi, Bayangkan Luasnya Mencapai 1.368.000 Hektare
Telaga Batu, Permata Tersembunyi di Jantung Taman Nasional Gunung Halimun Salak
Taman Nasional Siberut, Permata Hijau Indonesia di Tengah Keindahan Kepulauan Mentawai
Tidak Cukup Sehari, Wisata ke Taman Nasional Teluk Cenderawasih Harus Lebih dari Itu Agar Puas
Bukan Sekadar Pulau Komodo, Ini Keunikan Taman Nasional Komodo yang Jarang Kamu Tahu