Nama “Welirang” berasal dari bahasa Jawa yang berarti belerang. Sebutan itu muncul karena area lereng gunung ini dikenal memiliki kandungan belerang yang cukup banyak dengan aroma khas yang menyengat.
Selain terkenal dengan kawah yang kerap mengeluarkan asap, Gunung Welirang juga menjadi lokasi favorit untuk menikmati hamparan bunga edelweis saat musim tertentu. ***
Artikel Terkait
Sampai Kapan Wisata Gunung Bromo Tutup? Cek Jadwalnya!
Mengapa Pendaki Gunung Rentan Hipotermia? Ini Penjelasan dan Cara Mencegahnya
Curug Ramun Baturraden, Air Terjun di Lereng Gunung Slamet yang Bikin Betah Berlama-lama
Kabut Gunung Dempo dan Kopi Pagar Alam, Kombinasi Wisata yang Sulit Dilupakan
4 Gunung di Jawa Tengah yang Tidak Terlalu Tinggi, Waktu Tempuh Tidak Lebih dari 4 Jam