Mengapa Pendaki Gunung Rentan Hipotermia? Ini Penjelasan dan Cara Mencegahnya

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Sabtu, 18 April 2026 | 14:00 WIB
Ilustrasi - maksud aku, kalo km sampe berkontribusi buat aku pulang dll, aku berharapnya ya emg karena udah sama2 yakin buat bareng gitu. maksdunya, kalo pun aku oke, km oke, tp orangtua kita oke ga?  (Pixabay)
Ilustrasi - maksud aku, kalo km sampe berkontribusi buat aku pulang dll, aku berharapnya ya emg karena udah sama2 yakin buat bareng gitu. maksdunya, kalo pun aku oke, km oke, tp orangtua kita oke ga? (Pixabay)

Kabar BUMN - Mendaki gunung memang menawarkan pengalaman seru sekaligus menantang bagi kamu yang menyukai alam.

Namun di balik keindahannya, ada risiko serius yang sering mengintai para pendaki, salah satunya adalah hipotermia.

Kondisi ini bisa terjadi tanpa disadari dan berbahaya jika tidak ditangani dengan cepat.

Baca Juga: Promo Hari Kartini 2026, DAMRI Beri Diskon Khusus Penumpang Perempuan

Hipotermia bukan hanya dialami oleh pendaki pemula, tetapi juga bisa menimpa mereka yang sudah berpengalaman.

Perubahan cuaca yang cepat di gunung menjadi salah satu faktor utama yang membuat kondisi ini sulit diprediksi.

Oleh karena itu, penting untuk memahami penyebab dan cara mencegahnya sebelum kamu memulai pendakian.

Baca Juga: Akses Makin Mudah! Stasiun Batang Kini Layani Lebih Banyak Kereta Mulai 27 April

Apa Itu Hipotermia?

Hipotermia adalah kondisi ketika suhu tubuh turun di bawah normal, biasanya di bawah 35 derajat Celsius.

Saat ini terjadi, tubuh kehilangan kemampuan untuk menghasilkan panas yang cukup untuk menjaga fungsi organ tetap optimal. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berujung pada penurunan kesadaran hingga risiko fatal.

Di lingkungan pegunungan, suhu dingin menjadi pemicu utama. Ditambah lagi dengan angin kencang dan kelembapan tinggi, tubuh akan lebih cepat kehilangan panas. Inilah yang membuat pendaki menjadi kelompok yang cukup rentan.

Baca Juga: Lowongan Kerja Terbaru Minggu Ini: MUM Buka Satu Posisi untuk Penempatan di Parigi

Faktor Penyebab Pendaki Mudah Terkena Hipotermia

Salah satu penyebab utama adalah pakaian yang tidak sesuai. Banyak pendaki yang meremehkan pentingnya pakaian berlapis atau menggunakan bahan yang mudah menyerap air. Padahal, pakaian basah bisa mempercepat hilangnya panas tubuh.

Selain itu, kelelahan juga berperan besar. Saat tubuh lelah, kemampuan menghasilkan panas akan menurun. Kurangnya asupan makanan dan cairan selama pendakian juga memperparah kondisi ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini