Kabar BUMN - Belakangan ini beberapa tokoh mengalami musibah pendarahan otak hingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan lebih lanjut.
Sebut saja mantan kiper Manchester United, Edwin van der Sar yang harus dirawat di rumah sakit karena pendarahan otak.
Situasi serupa juga dialami oleh budayawan Emha Ainun Nadjib atau akrab disapa Cak Nun.
Lantas apa itu sebenarnya pendarahan otak itu?
Baca Juga: Dukung Pencapaian 1 Juta Barel, Elnusa Gelar Kick-Off Meeting Survei Seismik di Perairan Papua
Dilansir KabarBUMN.com dari Hello Sehat, pendarahan otak adalah salah satu jenis stroke yang biasa disebut brain hemorrhage.
Kondisi ini biasanya terjadi saat ada pembuluh dari arteri pada otak seseorang pecah.
Akibat dari pendarahan otak ini bisa dibilang cukup fatal juga.
Baca Juga: Berkat Program CSR yang Bermanfaat, Pertamina Patra Niaga Raih 4 Penghargaan Padmamitra 2022
Pendarahan otak menyebabkan jaringan otak mengalami iritasi dan bengkak.
Hal ini biasanya disebut dengan cerebral edema, dimana darah akan menggumpal.
Gumpalan itu bisa menekan jaringan otak hingga mengganggu alirah darah di sekitarnya.
Aliran darah yang tidak lancar ini bisa membuat sel-sel otak tidak mendapat pasokan oksigen.
Akibatnya, jika kondisi ini dibiarkan bisa menyebabkan sel-sel di otak menjadi rusak dan mati.