Meriam Bambu di Flores
Setiap Natal masyarakat Flores melaksanakan tradisi Meriam Bambu.
Dulunya meriam bambu digunakan untuk memberi pengumuman bila ada seseorang yang meninggal.
Kala itu jarak antar kampung begitu jauh sehingga perlu menggunakan meriam untuk menginformasikan berita penting.
Baca Juga: 4 Pulau di Indonesia Timur yang Wajib Dikunjungi
Setelah itu, fungsinya pun bergeser.
Di malam Natal masyarakat memasang meriam bambu di seluruh penjuru kota.
Meriam ini diledakan di perayaan Natal, bersamaan dengan pesta kembang api.
Baca Juga: Manfaatkan Potensi EBT di Flores, PLN Kembangkan PLTP Ulumbu
Barapen di Papua
Tradisi Barapen dilaksanakan masyarakat Papua.
Pada perayaan Natal masyarakat Papua memanggang babi dengan pembakaran batu yang dinamakan barapen.
Prosesnya membutuhkan waktu cukup lama, sekitar setengah hari dan dilakukan secara beramai-ramai.
Baca Juga: Destinasi Wisata Alam dan Budaya di Papua
Pertama, batu besar ditata sedemikian rupa kemudian ditumpuk secara bergantian antara kayu dan batu.
Tumpukan ini kemudian dibakar sekitar 2-4 jam sampai menjadi batu yang panas.