ragam

Bersafari di Hutan Belantara dengan Binatang-binatang yang Telah Diawetkan di Rahmat International Wildflife Museum and Gallery

Rabu, 3 Januari 2024 | 08:30 WIB
Di Rahmat International Wildflife Museum and Gallery bagian Afrikan Big Five pengunjung bisa melihat lima mamalia terbesar di Afrika. Seperti gajah, badak putih, singa, banteng dan macan tutul. (museum.kemdikbud.go.id)

Kabar BUMN - Museum tidak hanya menyimpan berbagai koleksi benda seni tetapi juga berbagai koleksi unik.

Salah satu museum dengan koleksi tak umum adalah Rahmat International Wildlife Museum and Gallery.

Museum yang berlokasi di Medan ini memamerkan koleksi binatang yang diawetkan.

Baca Juga: Wisata Edukasi di Museum Manusia Purba Sangiran yang Merangkai Hikayat Kehidupan Nenek Moyang di Indonesia

Binatang yang diawetkan ini terlihat seperti masih hidup dan dibuat seperti berada di habitat aslinya.

Ini satu-satunya museum di Asia di mana pengunjung bisa melihat langsung wujud berbagai binatang dari berbagai negara.

Museum ini didirikan pada 14 Mei 1999 dan diresmikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Juwono Sudarsono.

Baca Juga: Kembali ke Perjalanan Berliku di Masa Lalu di Museum Kereta Api Ambarawa

Menjaga kepunahan hewan langka
Pendirian museum ini diprakarsai Dr H Rahmat Shah, seorang pemburu profesional kelas dunia.

Dia juga seorang konservasionis dan sudah berpetualang ke berbagai dunia.

Semua koleksi hewan di sini didapat lewat perburuan legal, binatang yang mati di kebun binatang.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Kebun Binatang Terbaik di Indonesia, Satwa yang Dipelihara Sampai Ribuan

Atau pemberian teman dan juga pembelian secara legal dari berbagai negara.

Semuanya ditata secara artistik pada ruangan dengan berpendingin untuk menjaga bentuknya tetap utuh.

Halaman:

Tags

Terkini