ragam

Bersafari di Hutan Belantara dengan Binatang-binatang yang Telah Diawetkan di Rahmat International Wildflife Museum and Gallery

Rabu, 3 Januari 2024 | 08:30 WIB
Di Rahmat International Wildflife Museum and Gallery bagian Afrikan Big Five pengunjung bisa melihat lima mamalia terbesar di Afrika. Seperti gajah, badak putih, singa, banteng dan macan tutul. (museum.kemdikbud.go.id)

Museum ini pun dibangun dengan standar dunia tentang konservasi dengan pemanfaatan.

Artinya standar dibuat untuk mencegah kepunahan dan peningkatan populasi satwa liar di habitat aslinya.

Baca Juga: Kebun Binatang Baru di Yogyakarta, Modal Rp30 Ribu Bisa Main Sepuasnya dengan Hewan-hewan di Suraloka Zoo

Binatang yang diawetkan ini terlihat seperti masih hidup dan dibuat seperti berada di habitat aslinya. (museum.kemdikbud.go.id)

Terdiri atas 2500 koleksi
Ada sekitar 2.500 spesimen taksidermi yang dipamerkan di Rahmat International Wildlife Museum and Gallery.

Dengan kualitas sound yang luar biasa, pengunjung juga diajak mendengarkan suara binatang asli.

Rasanya seperti sedang bersafari di hutan belantara.

Baca Juga: Setelah Jadi Salah Satu Tempat Syuting Gadis Kretek, Museum Kretek di Kudus Makin Banyak Dikunjungi Orang

Museum Rahmat International Wildlife Museum and Gallery dibagi atas beberapa bagian.

Pada bagian Afrikan Big Five pengunjung bisa melihat lima mamalia terbesar di Afrika.

Seperti gajah, badak putih, singa, banteng dan macan tutul.

Baca Juga: Tidak Boleh Sembarangan Memotret, Itu 1 dari Setidaknya 7 Etika Saat Berkunjung ke Museum dan Galeri Seni

Bagian kedua adalah birds kingdom yang menampilkan berbagai jenis burung.

Pengunjung bahkan bisa mendengarkan secara langsung suara kicauan burung yang dipamerkan di museum.

Pada bagian ketiga adalah bear room.

Baca Juga: Lestarikan Sejarah Lampung, ASDP Segera Bangun Museum Siger di Kawasan Bakauheni Harbour City

Halaman:

Tags

Terkini