Museum ini pun dibangun dengan standar dunia tentang konservasi dengan pemanfaatan.
Artinya standar dibuat untuk mencegah kepunahan dan peningkatan populasi satwa liar di habitat aslinya.
Terdiri atas 2500 koleksi
Ada sekitar 2.500 spesimen taksidermi yang dipamerkan di Rahmat International Wildlife Museum and Gallery.
Dengan kualitas sound yang luar biasa, pengunjung juga diajak mendengarkan suara binatang asli.
Rasanya seperti sedang bersafari di hutan belantara.
Museum Rahmat International Wildlife Museum and Gallery dibagi atas beberapa bagian.
Pada bagian Afrikan Big Five pengunjung bisa melihat lima mamalia terbesar di Afrika.
Seperti gajah, badak putih, singa, banteng dan macan tutul.
Bagian kedua adalah birds kingdom yang menampilkan berbagai jenis burung.
Pengunjung bahkan bisa mendengarkan secara langsung suara kicauan burung yang dipamerkan di museum.
Pada bagian ketiga adalah bear room.
Baca Juga: Lestarikan Sejarah Lampung, ASDP Segera Bangun Museum Siger di Kawasan Bakauheni Harbour City