ragam

Berkunjung ke Kampung Batik Laweyan Solo, Pengunjung Bisa Mencoba Membatik Sendiri hingga Hunting Foto Kece

Selasa, 16 Januari 2024 | 15:00 WIB
Kampung Batik Laweyan (Jennaira)

 

Kabar BUMN - Kampung Batik Laweyan merupakan salah satu kota yang ada di kota Solo.

Bagi yang sedang berada atau merencanakan liburan ke Solo, tidak ada salahnya untuk mengujungi desa wisata Kampung Batik Laweyan.

Sebab di Kampung Batik Laweyan ini pengunjung bisa melihat berbagai pesona seni, budaya dan kelestarian.

Kampung Batik Laweyan berlokasi di Jl. Sidoluhur, Bumi, Kec. Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Baca Juga: Tips Belanja di Pasar Klewer Agar Lebih Menguntungkan dan Menyenangkan

Sejarah

Industri batik tulis warna alami di Laweyan mulai berkembang pada abad 1546 M disaat pemerintahan keraton Pajang.

Kampung Laweyan merupakan hadiah yang diberikan kepada Ki Aging Ines oleh Sultan Pajang Hadiwijaya atau Jaka Tingkir.

Ki Agen Enis diberi tanah seluas 24 hektar karena berhasil mengalahkan Aryaa Panangsang di Jipang. Beliau juga mengajari murid-muridnya cara membuat batik tulis di lantai.

Menurut beberapa sumber, nama Laweyan berasal dari kata Lawe yang berarti bahan dasar kain.

Karena di tempat ini banyak tumbuhan kapas yang digunakan dalam pembuatan kain/ lawe.

Kemudian pada tahun 1900an, munculah teknik batik cap sehingga melahirkan juragan-juragan batik yang melegenda.

Salah satu bangunan di Kampung Batik Laweyan (jennaira)

Halaman:

Tags

Terkini