ragam

Berkunjung ke Kampung Batik Laweyan Solo, Pengunjung Bisa Mencoba Membatik Sendiri hingga Hunting Foto Kece

Selasa, 16 Januari 2024 | 15:00 WIB
Kampung Batik Laweyan (Jennaira)

Tahun 1900 hingga 1960 an ini juga erat disebut masa kejayaan industri batik.

Masa kejayaan Laweyan sangat erat dengan legenda Mbok Mase dan Mas Nganten, sebutan bagi juragan batik yang sangat disegani berkat prestasinya dalam perdagangan batik.

Rumah-rumah para juragan batik bak istana masa lampau yang sebagian beralih fungsi sebagai showroom batik untuk menyambut para wisatawan.

Rumah-rumah kuno eksotis tersebut kini sering dijadikan sebagai latar belakang pembuatan film dan program acara media TV nasional dan internasional.

Memiliki daya tarik yang luar biasa, Kampung Batik Laweyan tak hanya memperjual belikan batik saja.

Baca Juga: 7 Kekayaan Kuliner Banyuwangi Penggoda Selera yang Belum Banyak Orang Tahu

Pengunjung bisa melakukan beberapa hal menyenangkan, diantaranya yakni.

1. Belajar membatik

Pengunjung tak hanya disuguhkan dengan keindahan batik yang beranekaragam.

Namun pengunjung bisa mendapatkan kesempatan untuk membatik sendiri.

Ada beberapa gallery yang mempersilakan pengunjung untuk belajar tata cara membatik, baik tulis maupun cap.

2. Berburu oleh-oleh

Bukan liburan namanya jika tidak membeli ole-oleh.

Nah, di Kampung Batik Laweyan, para pengunjung bisa membawa pulang berbagai oleh-oleh.

Selain kain batik, di Kampung Batik Laweyan juga menjual berbagai macam hiasan batik.

Halaman:

Tags

Terkini