ragam

Kental Akan Tradisi dan Budaya, 3 Desa Wisata di Bali ini Wajib Kamu Kunjungi

Jumat, 23 Februari 2024 | 11:00 WIB
Kegiatan warga di Desa Penglipuran, Bali (Jennaira)

Ini menandakan jika masyarakat di Desa Penglipuran hidup secara harmonis dan juga berdampingan.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Siap Penuhi Kebutuhan Energi untuk Pembangunan Infrastruktur di IKN

Di Desa Penglipuran, kamu bisa mempelajari aturan adat, tradisi unik dan juga beberapa acara ritual termasuk Galungan.

Disana ada aturan adat yang berlaku, yakni larangan bagi pria untuk memiliki istri lebih dari satu.

Jika melanggar, mereka akan dikucilkan di sebuah tempat bernama Karang Memadu.

Baca Juga: Tinjau Potensi Kerja Sama, Badan Riset dan Inovasi Nasional Berkunjung ke Pindad Turen

2. Desa Cempaga

Salah satu tarian di Desa Cempaga (Jennaira)

Desa Cempaga merupakan salah satu desa tua di Bali yang memiliki sejarah, kebudayaan, tradisi dan juga tarian sakral.

Desa Cempaga terletak di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.

Desa Cempaga memiliki alam yang masih asri dan bersih. Udaranya pun sejuk lantaran desa terletak di dataran tinggi.

Baca Juga: 7 Roti Terenak Sedunia Tahun 2024 Versi CNN, Salah Satunya Roti Gambang

Di desa ini terdapat beberapa tarian yang bisa disaksikan oleh wisatawan.

Diantaranya tari jangkang, tari baris, tari pendet, dan tari rejang. Biasanya, tarian sakral akan dilakukan di Pura Desa Cempaga.

Selain tarian ada pula Upacara Mecacar yang dilakukan di pura sekitar pukul 01:00 WITA.

Halaman:

Tags

Terkini