Nama Trisala kemudian dibalik menjadi Sala-tri atau Salatiga.
Salatiga kaya bangunan bersejarah. Ini karena masa pemerintahan kolonial Belanda, kota ini jadi tempat peristirahatan.
Terdapat beberapa bangunan bersejarah yang masih berdiri di Salatiga.
Antara lain Gereja GPIB Tamasari, Hotel Pension Van Bloomestein, Pendapa Pakuwon, dan Geduk Papak.
Baca Juga: Menjajal Hotel Tersempit di Indonesia, Pitu Rooms Salatiga yang Sajikan View Gunung Merbabu
3. Kediri
Kota kediri diperkirakan muncul sejak tahun 879 Masehi, seperti tertulis di prasasti Kwak di Desa Ngabun.
Kota ini dulunya tempat berdirinya kerajaan Kediri, sebuah kerajaan Hindu.
Kediri jadi tempat pemukiman setelah Airlangga memindahkan pusat pemerintahan kerajaan dari Kahuripan ke Dahanapura.
Beberapa situs sejarah yang bisa dikunjungi, antara lain prasasti Sirah Kenting dan Kamulan, Candi Gurah dan Penataran.
Baca Juga: Tidak Jauh dari Surabaya, Ini Rekomendasi Tempat Wisata di Kediri
4. Magelang
Umur kota Magelang sudah lebih dari seribu tahun.
Tahun kelahiran kota Magelang tercatat pada Prasasti Gilikan, Prasasti Poh, dan Prasasti Mantyasih.
Diperkirakan kota ini berdiri sejak 11 April 907 Masehi.
Baca Juga: Nepal Van Java, Eksotisme Dusun Butuh di Magelang yang Disebut Mirip Nepal
Dulunya Magelang hanya desa perdikan (desa yang dihadiahkan raja) dengan nama Mantyasih.
Kota Magelang pun menyimpan banyak tempat wisata berserajah.