Bangunan cagar budaya
Banyumas sudah jadi kota yang ramai sejak abad ke-15 karena dianugerahi Sungai Serayu sebagai jalur transportasi.
Ketika pemerintah Hindia Belanda berkuasa sekitar abad 18, Banyumas semakin berkembang.
Banyak bangunan yang dibangun Belanda dan sampai sekarang masih terawat dengan baik.
Salah satunya bangunan bekas kediaman Bupati atau dikenal juga Pendopo Kabupaten Banyumas.
Baca Juga: Spa Gratis di Pancuran 7 Baturraden, Wisata Pemandian Air Panas Berkhasiat di Banyumas
Rumah ini didirikan tahun 1582 Kyai Adipati Wargautama II dengan gaya arsitektur Jawa.
Dibangun dengan bentuk atap yang khas, bagian depan rumah dijadikan pendopo luas dengan tiang-tiang besar.
Tidak lagi jadi rumah tinggal bupati, bangunan ini difungsikan sebagai kantor kecamatan Banyumas.
Baca Juga: Punya Wajah Baru, Inilah 4 Fasilitas Anyar yang Hadir di Stasiun Purwokerto
Di dekat bangunan ini ada alun-alun yang menjadi ciri khas kota di Jawa.
Alun-alun yang luas ini ditanami pohon beringin di tengahnya.
Sampai sekarang alun-alun masih digunakan untuk acara penting, seperti grebek maulud.
Baca Juga: Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Lingkungan Hijau, PNM Tanam 1000 Bibit Durian Bawor di Banyumas
Bangunan khas kolonial
Selain itu, masih banyak lagi bangunan Belanda di Banyumas yang terjaga dengan baik.