ragam

Telusuri Lebih Jauh Tentang Desa Bali Aga, Desa Tempat Tinggalnya Masyarakat Asli Bali

Jumat, 5 April 2024 | 08:30 WIB
Pintu depan masuk ke desa Tenganan Pegringsingan. (indonesia.travel)

Kabar BUMN - Penduduk Bali dipercaya mayoritas datang dari pulau Jawa sebagai keturunan kerajaan Majapahit.

Masyarakat kerajaan Majapahit ini masuk ke Bali di abad ke-14 dengan tujuan menyelamatkan diri.

Pada saat itu, berkecamuk peperangan antara kerajaan Majapahit dengan kerajaan Islam, Demak.

Baca Juga: 7 Tempat Wisata di Bali yang Paling Banyak Dijadikan Tagar dan Difoto di Instagram

Masyarakat asli Bali sendiri, dikenal dengan Bali Aga, terus hidup berdampingan dengan pendatang.

Disebut Bali Aga karena umumnya kelompok ini tinggal di daerah pegunungan.

Dalam bahasa Kawi, Aga artinya gunung.

Masyarakat Bali Aga memiliki tradisi yang sedikit berbeda dari masyarakat Bali pada umumnya.

Baca Juga: 4 Cokelat Lokal Produksi Bali, Pilihan Baru Jika Ingin Memberi Oleh-oleh dan Memikat Hati Orang

1. Desa Sidatapa
Desa Sidatapa berada di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali.

Salah satu desa tertua di Bali ini didirikan pada tahun 785.

Sejumlah rumah di Desa Sidatapa masih berupa rumah adat kuno yang terbuat dari tanah liat.

Baca Juga: Bosan ke Pantai? Coba Wisata ke Air Terjun Tibumana Saat Liburan di Bali, Dijamin Tidak Akan Kecewa dengan View-nya

Desa Sidatapa punya tradisi ritual Agung Briyang.

Halaman:

Tags

Terkini