Kabar BUMN - Pecinta film Indonesia sedang dihebohkan film terbaru garapan Joko Anwar, Siksa Kubur.
Setelah menonton film Siksa Kubur, orang-orang jadi penasaran mencari tahu lokasi syuting film tersebut.
Salah satu lokasi film Siksa Kubur yang paling dicari Terowongan Juliana.
Dalam adegan film, terowongan ini jadi jalan keluar dari desa terpencil yang di dalam cerita film.
Baca Juga: KAI Ajak Railfans Napak Tilas ke Jalur Kereta Api Banjar-Pangandaran-Cijulang
Terowongan sejak zaman Belanda
Terowongan Juliana berada di Kampung Cimandala, Desa Pamotan, Kalipucang, Pangandaran, Jawa Barat.
Nama Juliana diambil dari nama Ratu Kerajaan Belanda, Juliana Louise Marie Wilhelmina van Oranje-Nassau.
Ratu ini berkuasa di negara bekas penjajah Indonesia ini dari tahun 1948 - 1980.
Baca Juga: 5 Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi di Pangandaran, Ada yang Mirip Bali hingga Luar Negeri
Terowongan Juliana dibuat tahun 1913-1916. Panjangnya sekitar 147,7 meter.
Di ujung terowongan tertulis dengan jelas tahun pembuatannya.
Pada saat terowongan dibuat Ratu Juliana masih berumur 5 tahun.
Terowongan Juliana dibuat sebagai bagian dari jalur kereta api jurusan Cijulang-Banjar.
Selain terowongan Juliana, dibangun pula terowongan Batu Lawang, Hendrik dan Wilhelmina.