ragam

Terowongan Juliana yang Ikut Naik Daun Sejalan Meledaknya Film Siksa Kubur

Senin, 22 April 2024 | 08:30 WIB
Terowongan Juliana yang menjadi bagian dari film Siksa Kubur. (rbg.id)

Kabar BUMN - Pecinta film Indonesia sedang dihebohkan film terbaru garapan Joko Anwar, Siksa Kubur.

Setelah menonton film Siksa Kubur, orang-orang jadi penasaran mencari tahu lokasi syuting film tersebut.

Salah satu lokasi film Siksa Kubur yang paling dicari Terowongan Juliana.

Dalam adegan film, terowongan ini jadi jalan keluar dari desa terpencil yang di dalam cerita film.

Baca Juga: KAI Ajak Railfans Napak Tilas ke Jalur Kereta Api Banjar-Pangandaran-Cijulang

Terowongan sejak zaman Belanda
Terowongan Juliana berada di Kampung Cimandala, Desa Pamotan, Kalipucang, Pangandaran, Jawa Barat.

Nama Juliana diambil dari nama Ratu Kerajaan Belanda, Juliana Louise Marie Wilhelmina van Oranje-Nassau.

Ratu ini berkuasa di negara bekas penjajah Indonesia ini dari tahun 1948 - 1980.

Baca Juga: 5 Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi di Pangandaran, Ada yang Mirip Bali hingga Luar Negeri

Terowongan Juliana dibuat tahun 1913-1916. Panjangnya sekitar 147,7 meter.

Di ujung terowongan tertulis dengan jelas tahun pembuatannya.

Pada saat terowongan dibuat Ratu Juliana masih berumur 5 tahun.

Terowongan Juliana dibuat sebagai bagian dari jalur kereta api jurusan Cijulang-Banjar.

Baca Juga: Bandara Husein Sastranegara Bandung Kembali Buka Penerbangan Komersial ke Jakarta dan Pangandaran, Berikut Jadwalnya

Selain terowongan Juliana, dibangun pula terowongan Batu Lawang, Hendrik dan Wilhelmina.

Halaman:

Tags

Terkini