ragam

Cerita Panjang di Balik Dinginnya Segelas Frappe, Diawali dari Kebosanan dan Ketiadaan Air Panas

Senin, 10 Juni 2024 | 18:30 WIB
Frappe tercipta karena ketidak sengajaan faktor bosan dengan sajian yang biasa dan tidak tersedianya air panas. (Pexels/Muhammad Fawdy)

Tidak ada perbedaan jauh di antara keduanya, karena bahan dan cara buatnya hampir sama saja.

Frappuccino terbuat dari espresso, susu, gula, es dan krim lalu diblender.

Baca Juga: 5 Jaringan Gerai Kopi Lokal Terkenal di Seoul yang Wajib Dikunjungi dan Dicoba Menu Unggulannya

Kreasi ini pertama kali muncul di coffee shop bernama Coffee Connections di Massachusettes.

Hak cipta frappuccino ini dibeli Starbucks dan menjadikannya trademark minuman frappe di franchise tersebut.

Racikan kopi dingin ini semakin mendunia berkat keberadaan gerai kopi Starbucks di banyak negara.

Baca Juga: 5 Gerai Kopi Lokal dengan Nama Besar di Jepang, Nomor 5 Sudah Punya Cabang di Indonesia

Kreasi sendiri
Pada perkembangannya setiap gerai kopi memiliki kreasi frappe masing-masing.

Bila dulu frappe berbahan dasar kopi, sekarang kopi bisa digantikan bahan apa saja.

Misalnya, cokelat, stroberi, green tea, yoghurt dan taro. Bahkan sempat pula viral frappe milo.

Baca Juga: 5 Gerai Kopi Lokal Indonesia Ini Buka Cabang di Luar Negeri, Mulai dari Singapura Sampai ke Tokyo

Beberapa jenis frappe yang populer adalah caramel frappe coffee.

Ini jenis frappe dengan campuran sirup karamel dan whipped cream.

Kalau tidak suka kopi, banyak pilihan lainnya, seperti greentea dan avocado frappe.***

Halaman:

Tags

Terkini