Kabar BUMN - Mabuk perjalanan sering kali dialami orang yang bepergian jauh.
Baik itu saat menggunakan mobil, kereta api, pesawat, ataupun kapal laut.
Pastinya kondisi ini membuat perjalanan jadi tidak menyenangkan.
Orang alami mabuk perjalanan karena otak tidak bisa selaraskan informasi dari mata, telinga dan tubuh.
Baca Juga: Anti Pegal dan Bosan, Ini 4 Rahasia Menikmati Perjalanan Jarak Jauh di Kereta
Ketika salah satu bagian mengirimkan informasi lebih cepat atau lambat, otak alami kebingungan.
Misalnya, ketika mata melihat pohon bergerak cepat, sementara bersamaan otot dan sendi tubuh hanya diam.
Kondisi ini membuat otak “bingung”. Efeknya, muncul rasa mual, pening atau muntah-muntah.
Agar perjalanan panjang terhindari dari mabuk, ada beberapa yang bisa dilakukan.
Baca Juga: 6 Tips Bugar Saat Perjalanan Mudik ke Luar Kota
1. Atur posisi duduk
Posisi duduk sangat memengaruhi mabuk atau tidaknya seseorang. Pilih posisi duduk menghadap depan.
Bila naik kereta api cari tempat duduk yang searah dengan jalannya kereta.
Ketika naik mobil atau bus, pilih duduk di depan atau di tengah di mana guncangan kendaraan paling sedikit.
Selain itu, atur pula posisi kursi agar tegak. Kecuali berniat tidur, posisi kursi bisa dibuat semiring mungkin.