ragam

Beda Negara, Beda Caranya, Ini 5 Teknik Menyeduh Kopi di Dunia

Senin, 28 Oktober 2024 | 17:00 WIB
Ilustrasi. Segelas kopi yang dituangkan dari cezve, ketel menyeduh kopi khas Turki. (Pexels/Nida Kurt)

Konsepnya mirip dengan cold brew, di mana bubuk kopi diteteskan dengan air selama 24 jam.

Baca Juga: 6 Makanan Paling Pedas di Seluruh Dunia, Mulai dari Asia Sampai ke Kawasan Amerika

Tujuannya, agar menghasilkan kopi dingin dengan keasaman tertentu.

Bedanya, pada nitro cold brew, ada penambahan gas nitrogen pada kopi.

Gas ini menghasilkan gelembung-gelembung kecil dan buih pada permukaan kopi.

Cita rasanya jadi sedikit mirip dengan bir hitam Guinness.

Baca Juga: Garuda Indonesia Perluas Jaringan Pengiriman Kargo ke Amerika dan Eropa

3. Cafe de olla
Minuman kopi dari Meksiko ini agak unik karena harus diolah dalam pot tradisional bernama olla.

Pot terbuat dari tanah liat sehingga memengaruhi cita rasa dari kopi.

Dalam pot, biji kopi dipanggang dengan tambahan kayu manis, cengkeh dan kadang juga cokelat.

Baca Juga: Kinerja Terus Membaik, PLN Raih World Class Company pada Ajang Penghargaan di Meksiko

Setelah diseduh ditambahkan dengan piloncillo (sejenis gula tradisional).

Bila tidak ada, bisa diganti dengan gula merah atau gula molasses.

Dipercaya cafe de olla sudah sejak era Revolusi Meksiko pada tahun 1910.

Baca Juga: Jembatan dengan Arsitektur Indah dan Teknologi Unik yang Paling Terkenal di Dunia

4. Turk Kahvesi
Masyakat Turki sangat suka menuntaskan makannya dengan dengan menyeruput segelas kopi.

Turk kahvesi dimasak dengan ketel khusus yang dinamakan cezve. Proses pembuatannya pun unik.

Halaman:

Tags

Terkini