Kabar BUMN - Di antara keragaman kuliner tradisionalnya, Yogyakarta punya inovasi roti yang notabene makanan barat.
Di Indonesia sendiri, roti sudah jadi bagian dari panganan sejak 1920, tak terkecuali di Yogyakarta.
Uniknya, tidak sedikit toko roti di Yogyakarta sudah buka sejak masa penjajahan Belanda.
Baca Juga: Berbagai Kuliner Lezat Khas Indonesia yang Ternyata Dapat Pengaruh dari Menu Belanda
1. Toko Djoen
Bakery legendaris ini sudah buka sejak 1935 dan lokasinya sama saja, di jalan Jendral Ahmad Yani no 50, Malioboro.
Lokasinya yang strategis membuat toko ini mudah ditemukan dan didatangi pembeli.
Dulunya bakery ini dimiliki Belanda tapi kemudian dibeli Tan Poe Djoen, jadilah namanya Toko Djoen.
Rahasia toko ini masih bertahan karena menunya menyesuaikan dengan zaman.
Baca Juga: Rekomendasi Restoran Vegetarian di Yogyakarta, Menu Menyehatkan dengan Kelezatan yang Berbeda
Dulu menu andalannya roti sobek dan kue lapi, sekarang tersedia juga roti pisang, roti kacang, roti rol polos dan roti semir.
Ada pula beberapa camilan lain yang bukan produksi sendiri.
Keunikan Toko Djoen, mereka masih mempertahankan resep asli tahun 1940 dan masih menggunakan oven batu.
Toko buka jam 11.00-21.00 WIB.
Baca Juga: Liburan ke Yogyakarta Saat Musim Hujan: Rekomendasi 5 Tempat Wisata Indoor untuk Dikunjungi
2. Trubus Bakery
Trubus bakery sudah beroperasi sejak tahun 1958 dan saat ini dikelola generasi kedua.
Nama toko pemberian nenek si pemilik bakery yang sudah berjualan roti lebih dulu.