ragam

Reog Ponorogo Masuk Daftar Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, Begini Fakta-Faktanya

Minggu, 8 Desember 2024 | 07:00 WIB
Singo Barong menjadi daya tarik utama pertunjukan Reog Ponorogo. (mtsnfkemuning.blogspot.com)

Raja dari Kerajaan Bantarangin ini ingin melamar Dewi Ragil Kuning dari Kerajaan Kediri.

Saat melamar Kelana dicegat Singa Barong, Raja Kediri.

Ia datang bersama pasukannya yang terdiri dari singa dan merak.

Baca Juga: Nikmatnya Sate Ayam Ponorogo dengan Bumbu Kacang, Ternyata Sudah Ada Sejak Zaman Wengker

Sementara Raja Kelana membawa wakilnya Bujang Anom dan warok (pengawal raja).

Singa dan merak pun bertarung melawan Bujang Anom dan Warok.

Kesemuanya memiliki kekuatan magis dan setelah berhari-hari bertempur, mereka berdamai.

Raja Kelana berhasil menikahi Dewi Ragil. Kisah pertarungan inilah yang ditampilkan di Reog Ponorogo.

Baca Juga: DAMRI Buka Rute Baru Ponorogo-Tulungagung, Permudah Aktivitas Masyarakat Kaki Gunung Wilis

Rangkaian Reog Ponorogo
Reog Ponorogo terdiri atas 2-3 tarian pembuka.

Tarian pertama dibawakan 6 pria dengan pakaian serba hitam, yang melambangkan singa pemberani.

Tarian kedua dibawakan 6 perempuan yang menaiki kuda.

Baca Juga: Makin Indah di Malam Hari, Telaga Ngebel Jadi Destinasi yang Wajib Dikunjungi saat ke Ponorogo

Kadang dengan tambahan tarian ketiga yang ditarikan anak kecil dengan gerakan lucu.

Ini disebut bujang ganong atau ganogan.

Setelah tarian pembukaan baru ditampilkan pertunjukan utama.

Halaman:

Tags

Terkini