ragam

Sate Ratu Yogyakarta, Sate Berwarna Merah Tanpa Bumbu Kacang

Minggu, 15 Desember 2024 | 15:30 WIB
Sate Merah khas restoran Sate Ratu, Yogyakarta. (Instagram/@sateratu)

Baca Juga: Rekomendasi Bukit di Yogyakarta yang Mudah Dituju dan Dicapai untuk Menyaksikan Matahari Terbit

Restoran Sate Ratu, Condongcatur, Yogyakarta. (salsawisata.com)

Sate lilit dan ceker tugel
Dua menu lain di Sate Ratu yang juga populer, sate lilit basah dan ceker tugel.

Sate lilit basah tampilannya mirip dengan sate lilit Bali.

Terbuat dari ayam cincang kukus yang ditempelkan pada tusuk sate.

Setelah itu diberi sedikit kuah untuk hadirkan tekstur basah.

Baca Juga: Menikmati Panorama Yogyakarta dari Kawasan Hutan Pinusnya, Berikut Rekomendasi 5 Destinasi Wisata Terbaiknya

Ditambah irisan timun dan bawang goreng.

Sementara ceker tugel berupa menu ceker atau kaki ayam yang dipotong-potong.

Ceker dimasak selama 13 jam dengan rempah dan aneka bumbu. Rasanya gurih dan pedas.

Warnanya pun tak kalah merah dibandingkan sate merah.

Baca Juga: Cikal Bakal Bakpia Pathok Sehingga Begitu Identik dengan Yogyakarta, Andai Isinya Tidak Diubah Pasti Tidak Sepopuler Sekarang

Restoran Sate Ratu tidak melulu menjual menu sate.

Ada beragam menu pelengkap sate, seperti sup kanak, kuah polos kaldu ayam, dan ceker tugel.

Untuk minumannya tersedia beragam pilihan termasuk teh tubruk khas Jawa yang pekat dan legit.***

Halaman:

Tags

Terkini