ragam

Fakta Kembang Api, Ditemukan Secara Tidak Sengaja, Digunakan untuk Menakuti Arwah Jahat

Jumat, 27 Desember 2024 | 20:10 WIB
New York, salah satu kota di dunia yang menampilkan atraksi kembang api termegah saat tahun baru. (Freepik/TravelScape)

Baca Juga: Ini Hotel-hotel di Jakarta untuk Menyaksikan Kemeriahan Pesta Kembang Api di Malam Pergantian Tahun

4. Hasil campuran bahan kimia
Bahan dasar kembang api adalah bahan-bahan kimia yang harus dijaga dengan baik.

Warna yang muncul di kembang api hasil campuran berbagai zat kimia yang sengaja dibakar dalam panas tertentu.

Campuran strontium dan lithium menghasilkan warna merah gelap.

Baca Juga: Kota-kota di Dunia yang Memeriahkan Pergantian Tahun dengan Pesta Kembang Api Termegah

Cooper menghasilkan warna biru, titanium dan magnesium menghasilkan warna perak dan putih.

Sementara calcium menghasilkan warna orange.

Karena kandungan kimia pada setiap kembang api, banyak pecinta lingkungan tidak suka.

Baca Juga: Sambut Tahun Baru 2025 dengan Pesta Kembang Api di Jogja, Keseruan Tak Terlupakan Bersama HeHa Sky View

Ketika kembang api dinyalakan, sejumlah zat kimia beracun terlepas di udara dan menciptakan polusi udara.

Polusinya bisa berbahaya untuk manusia. Seperti, Barium Nitrate menyebabkan masalah paru-paru.

Sedangkan oxidiazer potassium perchlorate diyakini bisa menyebabkan masalah thyroid.***

Halaman:

Tags

Terkini