Kabar BUMN - Di usianya yang lebih dari 700 tahun, sejak zaman dulu, Surabaya telah menjadi melting point.
Tidak hanya penduduk asli, Surabaya dihuni pendatang dari Tiongkok, Arab, hingga penjajah Belanda.
Ini memengaruhi kehadiran dan arsitektur bangunan-bangunan di Surabaya.
Baca Juga: Ingin Rayakan Imlek di Surabaya? Kunjungi Daftar Destinasi Wisata Ini
Banyak bangunan berarsitektur klasik dan cantik, baik itu bergaya Tiongkok, Jawa sampai Eropa.
Hingga sekarang bangunan ini masih berdiri kokoh, hingga menjadi salah satu daya tarik Surabaya.
Bagi pecinta menyukai sejarah, arsitektur bangunan dan kota tua, wajib datang ke tempat ini.
Baca Juga: Wisata ke Kampung Ketandan, Kampung Tua di Tengah Modernisasi Surabaya
1. Kelenteng Hong Tiek Hian
Di zaman dulu, kota pelabuhan Surabaya menjadi salah satu lokasi persinggahan pedagang Tiongkok.
Setelah proses panjang, mereka bahkan tinggal di sini dan mendirikan kelenteng.
Ada banyak kelenteng di Surabaya. Salah satu yang tertua Hong Tiek Hian yang dibangun tahun 1293.
Baca Juga: Menikmati Keindahan Alam di Wisata Sontoh Laut Surabaya: Liburan Hemat dengan Suasana Asri
Dikenal juga dengan nama Kelenteng Dukuh, tempat ini dibangun Pasukan Tar-tar saat berekspedisi ke Nusantara.
Sekarang Kelenteng Hong Tiek Hian menjadi bagian dari cagar budaya di Surabaya.
Kelenteng Hong Tiek Hian beralamat di jalan Dukuh no 23 Surabaya.