Kabar BUMN - Menggoreng ulang makanan sering dianggap cara praktis untuk menghangatkan makanan sisa atau mengembalikan kerenyahannya.
Namun, kebiasaan ini ternyata berisiko bagi kesehatan dan keamanan pangan. Ada beberapa dampak negatif yang bisa terjadi jika kamu sering melakukan hal ini.
Yuk, kenali risiko bahaya menggoreng ulang makanan!
Baca Juga: 4 Makanan yang Kontroversial dan Dilarang dari Berbagai Negara di Dunia
Kandungan Nutrisi Berkurang
Saat kamu menggoreng ulang makanan, beberapa nutrisi penting, terutama vitamin yang sensitif terhadap panas, bisa hilang.
Proses pemanasan ulang berulang kali juga mengurangi kualitas makanan, menjadikannya kurang sehat jika dikonsumsi terlalu sering.
Baca Juga: Daftar Makanan yang Wajib Dihidangkan Saat Imlek, Simbol Harapan dan Kemakmuran
Jika ingin tetap mendapatkan manfaat nutrisi yang optimal, pilihlah metode pemanasan yang lebih aman dan tidak merusak kandungan nutrisi, seperti menggunakan oven atau pemanas uap.
Risiko Kontaminasi Bakteri
Makanan yang digoreng ulang juga berisiko mengandung bakteri jika tidak disimpan atau dipanaskan dengan benar.
Baca Juga: Daftar Makanan Ini Dianggap Membawa Keberuntungan, Selalu Disajikan di Perayaan Imlek
Bakteri berbahaya seperti Salmonella dan E. coli bisa berkembang jika suhu makanan tidak terjaga dengan baik.
Untuk menghindari hal ini, simpan makanan dalam wadah kedap udara dan pastikan dipanaskan dengan suhu yang cukup tinggi untuk membunuh bakteri yang mungkin ada.