3. Aktivitas tidak menguras energi
Kalau hari biasa bisa seharian berjalan kaki atau ke banyak tempat wisata. Ini akan sulit saat puasa.
Atur antara aktivitas yang santai dan menguras energi secara bergantian.
Kalau memungkinkan hindari aktivitas di bawah terik matahari karena membuat tubuh dehidrasi.
Bulan Maret masuk musim kemarau, jadi hati-hati kalau mau beraktivitas di luar ruangan.
Baca Juga: 4 Kampung Ramadan di Seluruh Indonesia, Tempat Ngabuburit Sekaligus Berburu Takjil
4. Bawa cadangan hidangan berbuka
Takut saat jam buka masih di jalan dan sulit tempat makan, sebaiknya bawa makanan untuk berbuka.
Tidak perlu makanan berat. Cukup air mineral dan camilan sederhana untuk mengganjal perut.
Pilih camilan yang berenergi dan ringkas, seperti kurma, biskuit, roti, lemper, atau onigiri.
Baca Juga: Selain Kurma, Coba 4 Takjil Ini untuk Buka Puasa yang Lebih Sehat
5. Jangan lewatkan sahur
Sering karena capeknya jalan-jalan, orang jadi malas bangun tengah malam untuk sahur. Jangan begitu!
Sahur penting untuk memulihkan energi dan memberikan tenaga tambahan.
Bila hotel atau tempat menginap tidak menyediakan, jangan lupa membeli makanan sahur di luar.
Pilih yang praktis saja, semisal roti isi, biskuit, dan oatmeal. Jangan lupa tambahkan buah dan vitamin.***