ragam

Waspadai Microsleep, Ketiduran Beberapa Detik yang Bisa Mengakibatkan Kejadian Fatal

Rabu, 2 April 2025 | 07:00 WIB
Ilustrasi. Microsleep akan sangat berbahaya jika dialami seseorang saat sedang berkendara atau menyetir mobil. (Pexels/Alex P)

Kabar BUMN - Pernah mengalami sedang menonton atau bekerja tiba-tiba hilang sejenak dan mendadak terloncat bangun?

Itu microsleep, yakni kondisi ketika seorang seperti ketiduran tetapi hanya beberapa detik saja.

Beberapa orang sering tidak sadar mengalami microsleep.

Meskipun kesannya beberapa detik tapi bisa berbahaya, karenanya pahami lebih lanjut microsleep.

Baca Juga: Maksimalkan Kesempatan, Ini Tempat Wisata di Sekitar Tol Cipali yang Bisa Dikunjungi Saat Senggang atau di Masa Balik Mudik

Hanya beberapa detik saja
Microsleep adalah kondisi di mana seseorang mengalami tidur kurang dari 30 detik.

Seseorang bisa mengalami beberapa kali microsleep dalam waktu berdekatan.

Ada yang pada akhirnya tertidur lama tapi ada yang kemudian terbangun berkali-kali.

Dalam bahasa sederhananya, microsleep bisa digambarkan seperti orang terkantuk-kantuk.

Baca Juga: Mudik ke Kebumen Belum Lengkap Kalau Tidak Menjelajahi Tempat-tempat Wisata Berikut

Pada kondisi microsleep otak bekerja secara bergantian dengan cepat pada mode tidur dan terjaga.

Setiap periode hanya bertahan beberapa detik saja. Paling lama satu menit.

Ciri-ciri otak microsleep antara lain, tiba-tiba tersentak bangun dengan kepala sampai teratuk ke belakang.

Atau, beberapa kali menguap dan mengedip-edipkan mata terus, juga sulit berkonsentrasi pada lawan bicara.

Baca Juga: Eksplorasi Destinasi-destinasi Wisata di Solo, Bisa Jadi Ide Liburan Seru Saat Mudik ke Kota Bengawan

Kualitas tidur yang buruk
Penyebab utama microsleep adalah kurang tidur dan kualitas tidur yang buruk.

Halaman:

Tags

Terkini