Kabar BUMN - Tokyo boleh saja dikelilingi laut dan sungai, tetapi hampir tidak pernah terdengar kota ini kebanjiran.
Lebih dari anugerah, mitigasi banjir ini karena Tokyo punya kuil bawah tanah atau Underground Shrine.
Underground Shrine menampung semua air yang melalui Tokyo alias merupakan penampungan air raksasa.
Baca Juga: Rekomendasi Supermarket di Jepang, Khususnya Tokyo, Untuk Tujuan Grocery Store Tour
Membutuhkan waktu 13 tahun
Meskipun diperuntukan mencegah banjir di Tokyo, lokasinya sendiri di Saitama-ken, Prefektur Saitama.
Jaraknya sekitar 55 menit dengan kereta api dari Tokyo.
Konstruksi raksasa ini dibangun selama 13 tahun dan selesai pada tahun 2006.
Bangunan ini sengaja didirikan untuk menampung semua air yang turun atau muncul.
Baik dari hujan deras, luapan sungai, badai, dan tornado yang sering melanda Jepang, terutama di Metropolitan Tokyo.
Konstruksinya dibangun 18 meter dari bawah permukaan tanah.
Baca Juga: Patung-patung Ikonik di Tokyo yang Menjadi Tujuan Wajib Turis, Kebanyakan Karena Ingin Berfoto
Ditopang pilar yang masing-masing beratnya sekitar 500 ton dan 5 terowongan vertikal setinggi 30 meter.
Bagian atasnya ditutup dengan kubah yang menyerupai atap katedral.
Secara keseluruhan bangunan ini mirip kuil sehingga diberi nama Underground Shrine atau kuil bawah tanah.