Kabar BUMN - Tidak banyak orang tahu, sebagai seorang bangsawan, RA Kartini sangat merawat pangan lokal.
Kartini selalu mengonsumsi kuliner Jepara yang menjadi kesukaannya.
Catatan tentang kuliner favorit Kartini aslinya ditulis dalam bahasa Jawa.
Baca Juga: Jepara Punya Wisata Lain Selain Pantai, Ini Daftar Rekomendasinya!
Kemudian diterjemahkan dan ditulis ulang dalam bahasa Indonesia oleh Suryatini N Ganis, cicit keluarga Kartini.
Buku diberi judul Kisah & Kumpulan Resep Putri Jepara, Rahasia Kuliner RA Kartini, RA Kardinah dan RA Roekmini.
Berikut kuliner Jepara yang jadi kesukaan pahlawan emansipasi wanita Indonesia tersebut.
1. Ayam besengek
Menu ini kini termasuk langka. Hanya dijual di beberapa rumah makan di Jepara dan Jawa Tengah.
Ini jenis olahan ayam yang diungkep dengan bumbu rempah ditambah santan dan asam jawa.
Dulunya ayam besengek hanya dikonsumsi kaum bangsawan saja, terutama di acara penting.
Bagi Kartini sendiri menu ayam besengek dihidangkan sebagai menu makan sehari-hari.
Baca Juga: Pantai Ujung Piring, Destinasi Wisata yang Sedang Hits di Jepara, Punya Pemandangan Sunset Memukau
2. Selad husar
Ini salad keluarga keraton Yogyakarta. Mirip salad huzarensla dari Belanda tapi dimodifikasi sesuai selera lokal.
Selad husar terbuat dari campuran sayur-sayuran dan dressing mayonaise.
Artikel Terkait
Bukan Hanya Sate Padang, Ini Sate Asal Sumatra yang Khas dengan Rempahnya
5 Kuliner Khas Depok, Nomor Terakhir Sepertinya Sulit Didapati di Kota Lain
5 Kuliner Khas Cilacap, Rasanya Berbeda dengan Daerah Lain
Jajanan Tradisional Khas Cirebon yang Lebih Mudah Kalau Carinya di Pasar Kanoman
Sekarang Banyak Dicari Orang, Siapa Sangka Kuliner khas Yogyakarta Ini Dulu Dianggap Ndeso