Kabar BUMN - Di hari raya Waisak, umat Buddha memperingati tiga peristiwa penting dalam kehidupan Siddharta Gautama.
Yaitu hari kelahiran, pencapaian pencerahan (Buddha), dan wafatnya Siddharta Gautama (Parinibbana).
Siddharta Gautama lahir tahun 623 SM di Lumbini, Nepal.
Baca Juga: Mengenal Trisuci Waisak: Sejarah, Tradisi, dan Perayaan di Berbagai Negara
Di perayaan Waisak, umat Buddha akan melakukan ziarah atau perjalanan religi ke Lumbini.
Situs ini juga dimasukkan UNESCO dalam Daftar Warisan Dunia yang dilindungi.
Saat ini Lumbini tidak hanya dikunjungi peziarah Buddha tapi juga turis internasional.
Baca Juga: Mengenal Rangkaian Perayaan Waisak di Borobudur, Mulai dari Thudong hingga Pelepasan Lampion
Situs terpencil
Dibandingkan Katmandu, Pokara, atau Chitwan di Nepal, Lumbini tidak terlalu terkenal.
Lokasinya pun sedikit terpencil dan cukup sulit untuk diakses.
Dengan pesawat terbang mendarat di bandara Siddharta Gautama di Bhairawa.
Alternatif yang lebih populer menggunakan bus dengan waktu tempuh 10-11 jam.
Baca Juga: Peraturan Mengikuti Perayaan Waisak di Borobudur, Pahami Agar Tidak Merusak Suasana