Edomae Sushi, Sushi yang Tidak Dapat Ditemukan di Indonesia, Karena Cuma Ada di Tokyo

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 9 Mei 2025 | 15:30 WIB
Kemunculan edomae sushi selaras dengan perkembangan Tokyo pada era Meiji (sekitar abad 18). (chefswonderland.com)
Kemunculan edomae sushi selaras dengan perkembangan Tokyo pada era Meiji (sekitar abad 18). (chefswonderland.com)

Kabar BUMN - Masyarakat dunia, termasuk Indonesia, sudah kenal dengan kuliner Jepang, sushi.

Tetapi tahukah, sebagian besar sushi yang terhidang di restoran sejatinya fushion agar sesuai lidah internasional.

Kalau ingin mencoba sushi yang autentik Jepang bisa coba di edomae sushi, Tokyo.

Baca Juga: Indahnya Kemewahan di Sepanjang Satu Kilometer Omotesando yang Dulu Satu-satunya Jalan Menuju Kuil Meiji, Tokyo

Dibuat dalam wadah kotak
Awalnya sushi disebut narezushi dan hanya dikonsumsi keluarga istana atau bangsawan.

Proses pembuatannya lebih lama dari sekarang karena nasinya difermentasi beberapa bulan sebelum bisa dikonsumsi.

Baru di abad 18, prosesnya lebih cepat karena menggunakan cuka yang berfungsi untuk pengawet.

Nasi cukup dicampur cuka beras.

Baca Juga: Toyosu Senkyaku Banrai, Tokyo, Tempat Wisata Terbaru di Tokyo dengan Suasana Era Edo

Di masa itu, ikan mentah diletakkan pada dasar wadah dan ditimpa nasi yang sudah diberi cuka beras.

Setelah itu, ditekan sampai padat baru dipotong-potong.

Sushi jenis ini dinamai kansai sushi. Walau sudah jarang tapi bisa ditemui di Prefektur Kansai, seperti Osaka dan Kyoto.

Baca Juga: Wisata Belanja di Pasar Loak di Tokyo, Barang Berkualitas Dapat Dibeli dengan Harga Murah

Sushi Gaya Tokyo
Kemunculan edomae sushi selaras dengan perkembangan Tokyo pada era Meiji (sekitar abad 18).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: byfood.com, savorjapan.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini