Baca Juga: Patung Buddha Tidur Mojokerto: Ikon Religi yang Megah dan Sarat Makna, Terbesar di Asia Tenggara
3. Aloo kachalu
Aloo kachalu camilan yang terbuat dari kentang, biasanya menggunakan kentang mini.
Kentang direbus setelah itu digoreng sampai kering.
Dalam keadaan panas, kentang dicampurkan berbagai bumbu rempah. Rasanya sedikit manis dan gurih.
Biasanya aloo kachalu dijual dalam kantong kertas yang terdiri atas beberapa potongan kentang.
Baca Juga: 5 Agenda Seru saat Waisak di Borobudur, Festival Lampion Jadi yang Paling Dinanti
4. Thekua
Camilan ini dipercaya ada sejak 3.700 tahun lalu. Selain camilan, thekua sering jadi makanan sesajen.
Kuliner ini tidak hanya populer di region Bihar tapi juga di region Uttar Pradesh dan Nepal.
Thekua terbuat dari campuran tepung gandum, gula, ghee, susu dan sejumlah rempah.
Adonan kemudian dimasukkan dalam cetakan bundar bermotif dan digoreng dengan minyak yang banyak.
Baca Juga: Fakta Menarik Nasi Lesah, Kuliner Khas Magelang yang Selalu Hadir Saat Perayaan Waisak
5. Dhal pitha
Pangsit gurih dari region Bihar ini terbuat dari adonan tepung beras diisi dhal (sejenis kacang polong).
Adonan kemudian dikukus sampai matang.
Dhal pitha bisa dibuat manis atau gurih, tergantung bumbu rempah yang digunakan untuk membumbui dhal.