ragam

Ini Ragam Minuman Tradisional dari Sumatra Barat, Teh Talua Cuma Salah Satunya

Rabu, 21 Mei 2025 | 11:30 WIB
Aia aka bisa disamakan dengan es cincau, karena terbuat dari sari pati daun cincau yang mengental juga. (Cookpad/@desmawatikuretangin)

Baca Juga: Mirip Desa Konoha, Lembah Harau di Sumatra Barat Punya Banyak Pesona Luar Biasa yang Menarik untuk Dieksplor

3. Es tebak
Es tebak sedikit mirip es campur. Tebak berupa adonan dari tepung sagu dan tepung beras yang dicampur.

Setelah itu direbus dengan kapur dan air garam. Setelah matang, teksturnya sedikit mirip cendol.

Es tebak berisi tebak, cincau hitam, kolang-kaling, tape ketanhitam dan serutan es batu.

Kadang dicampur juga dengan susu kental manis.

Baca Juga: Alahan Panjang, Kota Dingin di Sumatra Barat dengan Vibe Seperti di Swiss

Dalam bahasa Minang, dadiah adalah susu kerbau yang difermentasi dan ampiang artinya beras ketan. (Flickr/d1nda)

4. Ampiang dadiah
Dalam bahasa Minang, dadiah adalah susu kerbau yang difermentasi dan ampiang artinya beras ketan.

Uniknya, selama proses fermentasi, susu disimpan di bambu dan ditutup daun pisang selama dua hari.

Setelah terfermentasi tekstur susu menjadi kental seperti yoghurt dengan aroma asam yang tajam.

Untuk menyajikannya, ampiang yang sudah ditumbuk halus diberi dadiah dan gula merah.

Baca Juga: Berakhir Pekan ke Ngarai Sianok, Lembah Hijau nan Berliku yang Indah di Bukittinggi Sumatra Barat

5. Teh talua
Ini minuman paling terkenal dari Sumatra Barat dan mudah ditemukan di banyak rumah makan Padang.

Menunya berupa teh yang dicampur telur – biasanya ayam atau itik, gula, dan jeruk nipis.

Sebelum dituangkan ke teh, telur dan gula dikocok sampai mengembang.

Halaman:

Tags

Terkini