Setidaknya sekitar 347 rumah yang digarap dengan melibatkan tim seniman, pekerja harian, dan warga sekitar.
Total sekitar 150 orang yang terlibat dan menggunakan 504 galon cat.
Mural seperti di Leiden
Dari awalnya Kampung Pelangi, setelah didandani, namanya diubah lagi menjadi Lembur Katumbiri.
Dalam bahasa Sunda, katumbiri berarti pelangi.
Lokasi perkampungan yang padat ini cukup unik karena lorong antar gang terhubung seperti labirin.
Baca Juga: Taman Kupu-kupu Cihanjuang, Bandung, Anak dan Orang Tua Bisa Belajar di Tempat Wisata yang Sejuk Ini
Ada banyak anak tangga yang harus dilewati.
Kontur tanahnya pun model tanah miring sehingga banyak tanjakan dan jalannya naik turun.
Setiap lorong diberi warna-warni yang berbeda-beda.
Kampung dilewati Sungai Cikapundung. Ada beberapa jembatan yang juga dihiasi motif cantik berwarna cerah.
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Makan Murah di Jatinangor, Bandung, Surga Makanan Enak dengan Harga Mahasiswa
Walikota Bandung, M Farhan, ingin kota Bandung dihiasi mural-mural menyerupai kota Leiden, Belanda.
Lembur Katumbiri proyek percontohan.
Selanjutnya akan banyak kampung di Bandung yang akan dihiasi mural agar jadi lebih cantik.***