ragam

Waspadai Deretan Penyakit yang Sering Kambuh Pasca Iduladha, Makan Daging Kurban Berlebih Jadi Pemicunya

Sabtu, 7 Juni 2025 | 09:00 WIB
Ilustrasi - Penyakit yang sering kambuh pasca Iduladha, makan daging kurban berlebih jadi pemicunya. (Freepik/jcomp)

Perubahan pola makan secara tiba-tiba, terutama dengan memperbanyak konsumsi daging tanpa serat, dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti sembelit, perut kembung, hingga maag kambuh.

Apalagi jika daging diolah dengan santan dan minyak berlimpah.

Lemak dari daging kambing atau sapi bisa memperlambat proses pencernaan.

Jika tidak diimbangi dengan sayur dan buah, perut bisa terasa begah dan sulit buang air besar.

Baca Juga: Tips Memasak Daging Kurban Jadi Rendang yang Empuk dan Lezat, Simak Rahasianya!

4. Hipertensi atau Tekanan Darah Tinggi

Daging kurban sering kali dimasak dengan bumbu pekat dan garam tinggi.

Kombinasi garam berlebih dan lemak jenuh bisa membuat tekanan darah melonjak, terutama pada lansia atau penderita hipertensi.

Baca Juga: Tips Mengolah Daging Kambing Kurban agar Tidak Bau Prengus, Masakan Jadi Lebih Lezat

5. Diare Akibat Pengolahan yang Tidak Higienis

Selain karena jumlah konsumsi, cara pengolahan daging juga berpengaruh.

Jika daging tidak dimasak dengan baik atau disimpan sembarangan, risiko keracunan makanan dan diare bisa meningkat akibat kontaminasi bakteri seperti Salmonella atau E. coli.

Baca Juga: Hutama Karya Salurkan 229 Hewan Kurban ke 15 Provinsi, Bukti Nyata Komitmen Sosial dan Kepedulian Perusahaan

Tips Sehat Konsumsi Daging Kurban

Agar tetap sehat pasca-Iduladha, ahli gizi menyarankan beberapa langkah berikut:

Halaman:

Tags

Terkini