Jadi, tidak seperti wine yang bisa disimpan bertahun-tahun, sake justru sebaiknya dinikmati dalam waktu yang tidak terlalu lama setelah dibeli.
Perhatikan Harga untuk Tahu Kualitas
Di Jepang, sake sangat mudah ditemukan, bahkan tersedia dalam kemasan kaleng agar mudah dikonsumsi di mana saja. Untuk kamu yang belum paham soal rasa sake, patokan terbaik adalah harga.
Baca Juga: Destinasi Ikonik di Bulukumba, Tugu Titik Nol Sulawesi Jadi Spot Favorit Wisatawan
Sake dengan harga lebih tinggi biasanya menawarkan rasa yang lebih kompleks dan menyenangkan. Jika kamu ingin membeli untuk oleh-oleh, bisa mencari di warung-warung kecil karena harganya lebih terjangkau.
Padukan dengan Makanan yang Tepat
Menikmati sake akan terasa lebih sempurna jika dipadukan dengan makanan yang sesuai. Sake manis cocok disandingkan dengan hidangan ringan seperti sashimi atau ramen miso.
Sementara itu, jika kamu menyukai makanan dengan rasa lebih kuat atau pedas, jenis sake yang medium fruity atau dry bisa jadi pilihan pas agar cita rasa makanan dan minuman tidak saling bertabrakan.
Sake Harus Dihabiskan Setelah Dibuka
Meskipun botol sake yang belum dibuka bisa bertahan lama, kondisi berubah begitu tutup botol dibuka. Setelah dibuka, sake hanya bisa bertahan maksimal 14 hari.
Baca Juga: Ribuan Abdi Dalem Keraton Yogyakarta Dapat Layanan Kesehatan Gratis dari Bank Mandiri
Untuk menjaga kualitas rasanya, simpan sake dalam suhu 0-10 derajat Celsius. Dan saat ingin disajikan, suhu terbaik adalah di sekitar 14 derajat Celsius agar aroma dan rasa sake tetap optimal.
Kalau kamu ingin merasakan langsung budaya Jepang yang sesungguhnya, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi sake.
Siapkan pengetahuanmu, pilih jenis yang sesuai, dan nikmati pengalaman unik yang tak terlupakan di perjalananmu. ***