Kabar BUMN - Viral sejumlah meme tentang brain rot, atau diterjemahkan dengan pembusukan otak, di media sosial seperti TikTok dan Istagram.
Brain rot merupakan istilah yang menggambarkan kondisi seseorang yang terlalu banyak menghabiskan waktu dengan gawai dan media sosial.
Efeknya, ia tidak mampu berpikir kritis dan mengalami masalah sosial dan masalah yang berhubungan fungsi otak lainnya.
Otak tidak bekerja maksimal, sampai mengalami pembusukan otak.
Baca Juga: Jelajah Kotabaru, Yogyakarta, Kawasan yang Dulu Ditinggali Kelompok Kulit Putih
Istilah internet
Istilah brain rot muncul sekitar pertengahan tahun 2024.
Brain rot jadi kata yang paling banyak di-vote sebagai Word of the Year tahun 2024 oleh Oxford University Press.
Istillah brain rot semakin viral di tahun 2025.
Ini mengacu pada kondisi orang yang hanya menghabiskan waktunya dengan scrolling konten di media sosial.
Baca Juga: Pesona Pulau Tujuh: Petualangan Seru Menyusuri Raja Ampat Mini di Bangka dan Kepri
Perlu diingat, menikmati konten secara online memang menyenangkan tapi banyak efek negatifnya bagi perkembangan otak.
Sosial media membuat orang jadi kecanduan dan tidak mau melakukan aktivitas lain.
Kecanduan secara jangka panjang bisa merusak kemampuan untuk berpikir dan mengingat dengan baik.
Kondisi brain rot ini bisa dialami tanpa memandang umur, tapi efeknya akan lebih terasa pada anak-anak dan remaja.