ragam

Fenomena Brain Rot yang Semakin Meresahkan, Kenali Cirinya dan Cara Mengatasinya

Rabu, 25 Juni 2025 | 20:00 WIB
Ilustrasi. Brain rot merupakan istilah yang menggambarkan kondisi seseorang yang terlalu banyak menghabiskan waktu dengan gawai dan media sosial. (Pexels/Shvets Production)

Baca Juga: Ini Daftar Negara dan Kota Dunia yang Ramah untuk Wisata Bersama Difabel

Karena pada usia tersebut otak sedang mengalami perkembangan.

Otak yang seharusnya dirangsang beragam aktivitas kreatif, justru hanya dihabiskan dengan menatap layar ponsel.

Bila dibiarkan bisa menurunkan kecerdasan dan mental mereka juga.

Baca Juga: Libur Sekolah Makin Seru! Intip Harga dan Promo Tiket Ancol Terbaru 2025

Bukan masalah kesehatan
Alih-alih masalah kesehatan otak, brain rot lebih pada kondisi mental dan kecerdasan.

Meskipun demikian tetap butuh diwaspadai, bila memungkinkan dicegah.

Ketergantungan pada media sosial dan internet secara umum bisa merusak kesehatan mental.

Baca Juga: Tempat Kuliner di Daerah Godean, Sleman, Selera Tradisional Tetap Berjaya

Juga membuat orang tidak peka pada orang lain dan situasi sekitarnya.

Ada beberapa ciri seseorang sudah mengalami brain rot.

Antara lain, otak terasa penuh dan lelah, emosi seperti terkuras, merasa diri tidak berguna.

Baca Juga: 4 Taman Nasional Indonesia Ini Sudah Mendapat Pengakuan UNESCO

Atau terasing dengan dunia luar, lalu bermasalah dengan daya ingat, juga sulit membuat rencana dan mengambil keputusan.

Pada tingkat ekstrem orang merasa terasing dari keluarga, lebih suka hanya di dalam kamar.

Bila terus dibiarkan bisa menyebabkan kecemasan sosial dan depresi.

Baca Juga: Libur Tahun Baru Islam 2025 Jatuh di Hari Jumat, Saat Tepat Rencanakan Long Weekend

Halaman:

Tags

Terkini