Nawaitu shaumal Muharrami lilahi taala
(Artinya: Saya niat puasa Muharram karena Allah taala)
Mengucapkan niat dengan sungguh-sungguh menjadi bagian penting dalam ibadah ini. Meski niat dalam hati sudah cukup, melafalkannya dapat membantu memperkuat tekad dalam beribadah.
Baca Juga: Perayaan Kelulusan yang Istimewa di Keraton Ratu Boko Bersama The Lilliput World
Tata Cara Pelaksanaan dan Anjuran Tambahan
Tidak ada perbedaan mendasar antara puasa 1 Muharram dengan puasa sunnah lainnya. Yang perlu dilakukan adalah menjaga diri dari hal-hal yang membatalkan puasa, memperbanyak doa, dan menahan diri dari perbuatan yang sia-sia.
Dianjurkan juga untuk melaksanakan sahur sebelum subuh, meskipun puasa ini bersifat sunnah. Sahur tidak hanya sebagai sumber energi, tetapi juga membawa keberkahan dalam ibadah puasa.
Baca Juga: Fenomena Brain Rot yang Semakin Meresahkan, Kenali Cirinya dan Cara Mengatasinya
Menjalankan puasa pada 1 Muharram juga menjadi bentuk simbolis untuk memulai tahun dengan amal baik. Ini bisa menjadi langkah awal menuju peningkatan spiritual sepanjang tahun hijriah yang baru. ***