Padahal keduanya berbeda. Selain dari bentuk mie, di mana bakmi Pontianak mie-nya kecil.
Topping bakmi Pontianak juga berupa suwiran daging kepiting segar. Bisa ditambah capit untuk digigit dan diisap.
Baca Juga: Penumpang Naik Drastis, DAMRI Pontianak–Kuching Jadi Rute Internasional Terpopuler
Topping lainnya bakso ikan, pangsit goreng, potongan telur, ayam, dan hekeng.
Hekeng berupa daging olahan khas Pontianak dari campuran daging udang, babi, atau udang dengan ayam.
Bentuknya sedikit mirip dengan ngohiong di Pulau Jawa.
Baca Juga: Ikonik Sejak Lama, Ini 4 Kuliner Khas yang Wajib Kamu Coba Kalau ke Pontianak
3. Mie bancir
Mie bancir merupakan mie khas Banjar dari Kalimantan Selatan.
Dinamakan mie bancir karena penyajiannya tidak terlalu kering dan tidak terlalu basah.
Orang menyebutnya setengah-sengah atau bancir. Sekilas tampilannya seperti mie aceh.
Baca Juga: 4 Tempat Makan di Banjarmasin untuk Menikmati Kuliner Khas Banjar yang Otentik
Rasa kuahnya gurih terbuat dari kaldu ayam kampung dibumbui kapulaga, kayu manis, bunga lawang, dan cengkeh.
Untuk toppingnya, ada suwiran ayam, telur bebek rebus, bawang goreng dan jeruk limau.
Mie bancir sempat viral karena salah satu peserta Masterchef menyajikannya dalam kompetisi itu.