Anak-anak dipilih karena bobot tubuh mereka ringan, sehingga menjaga keseimbangan perahu saat melaju kencang.
Di tengah ada “Timbo Ruang” yang memberi aba-aba, dan di belakang ada “Tukang Onjai” yang mengarahkan perahu.
Baca Juga: Minum Antibiotik Jangan Putus di Tengah, Ini Dampak Buruk Jika Tidak Dihabiskan!
Jadi Tren Global Berkat Media Sosial
Festival Pacu Jalur yang diselenggarakan selama empat hari pada tahun 2023 sempat menjadi pembicaraan hangat setelah video anak penari viral di TikTok.
Gerakan khasnya seperti memutar tangan lalu mengibaskannya seirama dengan aliran sungai disebut-sebut punya "aura farming" oleh warganet. Fenomena ini tak hanya menjadi hiburan, tapi juga mengenalkan budaya Riau ke panggung dunia.
Baca Juga: Restrukturisasi Jadi Langkah Strategis Garuda Indonesia Perkuat Kinerja dan Kepemimpinan Baru
Panggung Prestisius yang Diakui Nasional
Pemerintah Indonesia telah menetapkan Pacu Jalur sebagai Warisan Budaya Takbenda. Setiap tahun, festival ini dijadikan bagian dari promosi pariwisata nasional oleh Kemenparekraf.
Sebelum lomba dimulai, akan terdengar letupan meriam karbit sebanyak tiga kali sebagai aba-aba resmi. Tak heran jika festival ini kini menjadi magnet wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. ***