Kabar BUMN - Dalam dunia kebugaran, banyak orang bertanya-tanya: apakah jalan kaki lebih efektif daripada lari untuk menurunkan berat badan?
Sekilas, lari terlihat lebih intens dan melelahkan, sehingga sering dianggap lebih ampuh membakar kalori.
Tapi ternyata, jawabannya tidak sesederhana itu, karena efektivitas setiap aktivitas sangat dipengaruhi oleh kondisi tubuh, tujuan, dan konsistensi masing-masing individu.
Baca Juga: Menangkan Hadiah Impian dari Telkomsel! Undi-Undi Hepi Hadir Lagi di Juli 2025
Perbandingan Kalori yang Dibakar
Secara umum, lari memang membakar kalori lebih banyak dibanding jalan kaki.
Namun, intensitas tinggi tidak selalu menjadi pilihan terbaik untuk semua orang, terutama bagi pemula atau mereka yang memiliki masalah sendi.
Baca Juga: Tenangnya Ine di Kyoto, Venice-nya Jepang Tetapi dengan Karakter dan Budaya Khasnya Sendiri
-
Jalan kaki (kecepatan sedang, 5 km/jam): membakar sekitar 240–300 kalori/jam
-
Lari (kecepatan sedang, 8 km/jam): membakar sekitar 480–600 kalori/jam
Meski lari lebih cepat dalam membakar kalori, jalan kaki bisa dilakukan lebih lama dan lebih sering tanpa membuat tubuh terlalu lelah.
Baca Juga: Hari Ini Terakhir! Menangkan Tiket Nonton MotoGP di Austria Hanya dengan Tukar Poin Telkomsel
Efek Jangka Panjang: Konsistensi Lebih Penting
Menurut penelitian dari Harvard Medical School dan Mayo Clinic, aktivitas yang dilakukan secara konsisten justru lebih efektif dalam jangka panjang untuk menurunkan berat badan dibanding aktivitas berat yang dilakukan hanya sesekali.
Keunggulan jalan kaki:
-
Lebih mudah dilakukan setiap hari