ragam

17 Oktober Ditetapkan sebagai Hari Kebudayaan Nasional, Ini Alasan dan Respons Publik

Sabtu, 19 Juli 2025 | 18:00 WIB
Ilustrasi - 17 Oktober kini resmi jadi Hari Kebudayaan Nasional. Simak alasan penetapannya dan beragam respons dari DPR hingga kalangan seniman. (www.calendar-365.co.uk)

Respons Beragam dari DPR

Meski penetapan ini sudah diumumkan, beberapa anggota DPR RI mengaku belum mengetahui rencana tersebut sebelumnya. Komisi X DPR menyebut belum ada pembahasan terkait penetapan HKN bersama Kementerian Kebudayaan dalam rapat-rapat resmi.

Sejumlah anggota dewan pun meminta penjelasan dari pemerintah terkait keputusan ini dan berencana memanggil pihak kementerian untuk klarifikasi lebih lanjut.

Baca Juga: Garuda Muda Unggul atas Filipina, Tiga Poin Krusial di ASEAN U-23 Mandiri Cup 2025

Usulan Awal dari Kalangan Budayawan

Gagasan untuk menjadikan 17 Oktober sebagai Hari Kebudayaan Nasional pertama kali datang dari para seniman dan budayawan Yogyakarta. Mereka telah melakukan kajian akademis sejak awal tahun 2025 sebelum mengusulkannya ke Kementerian Kebudayaan.

Proses ini melibatkan diskusi panjang serta penelusuran sejarah mendalam, dan diputuskan tanpa mempertimbangkan tanggal kelahiran tokoh politik manapun.

Baca Juga: Mengenal CHOPTIMA, Terobosan Mahasiswa Universitas Pertamina Demi Produksi Energi Optimal dan Sustainable

Identitas, Pendidikan, dan Kebanggaan Budaya

Tujuan utama dari peringatan ini adalah memperkuat identitas nasional. HKN diharapkan menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai budaya kepada masyarakat, terutama generasi muda.

Selain itu, momen ini juga menjadi ruang untuk membangun rasa bangga terhadap kekayaan budaya Indonesia, dan menjadikannya sumber inspirasi dalam menghadapi tantangan global.

Baca Juga: Ikon Wisata Singapura yang Wajib Dikunjungi: Dari Marina Bay Sands hingga Sentosa Island

Ajak Kolaborasi Seluruh Elemen Masyarakat

Penetapan HKN bukan hanya milik pemerintah, tetapi menjadi bagian dari tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat.

Pemerintah mendorong keterlibatan komunitas budaya, akademisi, hingga publik luas untuk merayakan HKN sebagai momen reflektif dalam membangun peradaban Indonesia yang maju dan berbudaya. ***

Halaman:

Tags

Terkini