Ini juga yang membuat daerah Pathok menjadi sentra penjual bakpia sampai sekarang.
Selain kacang hijau, sekarang isi bakpia sudah bervariasi, seperti cokelat, keju, durian dan banyak lagi.
Baca Juga: Etika Memasak di Hostel Backpacker dengan Dapur dan Peralatan Bebas Pakai
2. Nopia
Nopia merupakan jajanan tradisional dari Banyumas dan Purbalingga, Jawa Tengah.
Kuliner ini muncul sekitar tahun 1880-an dibawa keturunan Tionghoa yang tinggal di daerah itu.
Nopia memiliki tekstur kulit yang sedikit lebih tebal dibandingkan bakpia.
Baca Juga: Pantai Tanjung Penyu Mas, Wisata Hidden Gem di Malang yang Pesonanya Tak Kalah dari Alam Bali
Bentuknya lonjong seperti telur kecil. Bagian bawahnya dibuat rata seakan jadi alas nopia.
Bila isi bakpia kacang hijau, nopia menggunakan adonan gula merah yang dipadatkan.
Salah satu daerah penghasil nopia adalah Desa Pekunden, Kecamatan Banyumas, Kabaten Banyuman.
Mereka memproduksi nopia dengan nama nopia mino.
Baca Juga: Desa-desa Indah dan Unik dengan Kekayaan Alam dan Budaya yang Wajib Dikunjungi di Asia Tenggara
3. Yopia
Jajanan tradisional ini berasal dari Rembang, Jawa Tengah.
Bentuknya bulat kombinasi antara bentuk nopia dan bakpia tapi ukurannya lebih besar.