ragam

Jangan Sering-sering! Ini Bahaya Konsumsi Pemanis Buatan untuk Kesehatan

Minggu, 7 September 2025 | 14:00 WIB
Ilustrasi - Pemanis buatan bisa mengganggu metabolisme, memicu masalah pencernaan, hingga meningkatkan risiko diabetes. Cari tahu bahayanya di sini. (Freepik/jcomp)

Kabar BUMN - Banyak orang beralih ke pemanis buatan karena dianggap lebih rendah kalori dibanding gula biasa.

Namun, di balik rasa manisnya, pemanis buatan bisa membawa dampak yang kurang baik untuk tubuh jika dikonsumsi berlebihan.

Penting untuk memahami risiko ini agar kamu lebih bijak dalam memilih pemanis untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga: Kamu Jarang Sarapan? Padahal Penting untuk Kesehatan Loh!

Mengganggu Metabolisme Tubuh

Pemanis buatan seringkali membuat tubuh bingung dalam memproses rasa manis tanpa kalori. Hal ini bisa memengaruhi metabolisme dan menyebabkan tubuh justru merasa lebih lapar.

Akibatnya, konsumsi makanan berlebih bisa terjadi dan berujung pada kenaikan berat badan.

Baca Juga: Dahana Tanam 1.000 Mangrove di Pesisir Subang, Wujud Nyata Komitmen Lingkungan

Berisiko Meningkatkan Gangguan Pencernaan

Beberapa jenis pemanis buatan dapat menyebabkan perut kembung, diare, hingga sakit perut, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah besar.

Kondisi ini membuat sistem pencernaan bekerja lebih keras dan tidak nyaman. Orang dengan usus sensitif biasanya lebih rentan mengalami efek ini.

Baca Juga: InJourney Tegaskan Komitmen Hadirkan Kenyamanan di Bandara dan Destinasi Wisata

Meningkatkan Potensi Resistensi Insulin

Konsumsi pemanis buatan secara berlebihan bisa memengaruhi keseimbangan gula darah. Tubuh bisa menjadi kurang sensitif terhadap insulin, sehingga risiko diabetes tipe 2 meningkat.

Inilah sebabnya pemanis buatan tidak selalu aman bagi penderita atau orang dengan risiko diabetes.

Baca Juga: 4 Restoran dengan Suasana Hijau di Jakarta, Oase Menenangkan di Tengah Kesibukan Kota Metropolitan

Mengubah Pola Makan Sehat

Rasa manis yang dihasilkan pemanis buatan bisa membuat lidah terbiasa dengan rasa manis berlebih.

Halaman:

Tags

Terkini