ragam

Jajanan Tradisional Lombok, Banyak dari Bahan Beras Ketan dengan Rasa Manis

Senin, 8 September 2025 | 13:00 WIB
Wajik hitam populer di Lombok Tengah, termasuk di Mandalika. (nyaribisnis via ntb.genpi.co)

Sementara jaje tujak bisa dari ketan putih atau ketan hitam, dan kelapa, yang ditumbuk halus.

Baca Juga: Tempat Wisata Gratis di Beijing, dari Tempat Bersejarah sampai Museum Seni Kontemporer

3. Wajik
Bentuknya dan rasanya mirip wajik di Pulau Jawa, tetapi ada dua jenis wajik di Lombok.

Wajik merah, yang populer di Lombok Timur, dan wajik hitam, yang populer di Lombok Tengah.

Wajik merah terbuat dari beras ketan yang ditambahkan gula merah.

Sementara wajik hitam menggunakan beras ketan hitam.

Baca Juga: 5 Air Terjun Ikonik di Yogyakarta yang Bikin Liburan Makin Seru

Tekel, sering disebut juga dengan nama kue bantal atau topat reket. (Instagram/@terunededarementaram via firstlomboktour.com)

4. Tekel
Kue ini sering juga disebut dengan nama kue bantal atau topat reket.

Bahan utamanya beras ketan dan kelapa parut. Untuk isinya bisa pisang atau kacang merah.

Setelah itu dibungkus berbentuk bujur sangkar dengan daun aren, lalu direbus.

Bentuknya yang persegi empat dan gendut ini sangat mirip dengan bantal.

Baca Juga: Ragam Hidangan Mie yang Populer di Tiongkok

5. Tumbek
Tumbek sedikit mirip lepet di Jawa. Dibuatnya dari beras yang diberi gula merah dan kelapa parut.

Setelah itu dibungkus daun kelapa dan dikukus sampai matang. Cita rasanya gurih dan sedikit manis.

Tumbek selalu terhidang pada setiap acara adat. Saat ini mudah ditemukan di pasar tradisional.

Halaman:

Tags

Terkini