3. Tofu banchan
Banchan tidak melulu dari sayur mayur. Ada juga yang terbuat dari protein.
Salah satunya yang mudah dibuat adalah tofu atau tahu.
Tofu yang sudah dipotong-potong kecil diberi soy sauce, daun bawang, bawang putih, wijen, dan garam.
Baca Juga: Pantai dengan Dua Wajah, Pernahkah Kamu ke Pantai Dato Majene?
4. Gyeranjjim
Meskipun tidak semua rumah makan menyediakannya, banchan telur kukus ini sangat disukai.
Telur kukus terbuat dari telur yang dibumbui kaldu ikan teri dan minyak wijen.
Selain menjadi banchan, gyeranjjim sering dinikmati sebagai lauk juga, terutama saat udara dingin.
Dikonsumsinya biasanya begitu baru diangkat dari kompor.
Baca Juga: Hanya 10 September, Warga Ambarawa Bisa Berwisata Gratis ke Museum Kereta Api
5. Ojimgoechae muchim
Ini jenis banchan favorit pelajar dan mahasiswa. Harganya murah dan mudah dibuat.
Bahan dasarnya cumi kering yang disuwir-suwir dibumbui gochujang, bawang putih, corn syrup, dan biji wijen.
Ojimgoechae mudah ditemukan di banyak supermarket dan pasar tradisional.
Ojimgoechae muchim sering jadi menu pendamping makan kimbab.
Baca Juga: 4 Jenis Sepeda yang Banyak Digunakan Masyarakat di Masa Ini