ragam

Pantai Raemea di Sabu Raijua: Surga Tersembunyi dengan Tebing Karang Hitam

Selasa, 9 September 2025 | 20:45 WIB
Pantai Raemea di Sabu Raijua, NTT menawarkan tebing karang hitam, pasir putih, dan laut toska jernih. Destinasi eksotis dengan akses mudah dan spot foto menawan. (jadesta.kemenparekraf.go.id)

Kabar BUMN - Pantai selalu menjadi destinasi favorit untuk melepas penat, apalagi jika keindahannya masih alami dan belum terlalu ramai dikunjungi.

Salah satu surga tersembunyi yang bisa kamu temukan ada di Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur.

Pantai Raemea menghadirkan paduan eksotis antara tebing karang hitam, pasir putih, dan laut jernih berwarna toska yang memanjakan mata.

Baca Juga: Sehari Tanpa Bayar, Museum Kereta Api Ambarawa Gratiskan Tiket untuk Warga Lokal

Lokasi dan Akses Menuju Pantai Raemea

Pantai ini terletak di Desa Loborai, Kecamatan Sabu Timur, Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jaraknya sekitar 28 kilometer dari Seba, ibu kota Kabupaten Sabu Raijua.

Akses menuju pantai cukup mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi, sehingga wisatawan bisa datang kapan saja tanpa perlu khawatir kesulitan transportasi.

Baca Juga: BRI Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital, Volume Transaksi Merchant Tembus Rp105,5 Triliun

Pesona Alam dan Aktivitas Seru

Pantai Raemea memiliki garis pantai sekitar 200 meter yang dikelilingi tebing tinggi, menciptakan suasana seolah-olah kamu sedang berada di pantai pribadi.

Pemandangan semakin menawan dengan hamparan pasir putih lembut dan laut berwarna hijau toska yang jernih. Kamu bisa bermain air, berenang di tepi pantai, atau sekadar duduk santai di lopo-lopo di atas tebing sambil menikmati deburan ombak.

Baca Juga: Makanan Tertua di Indonesia, Beberapa Tertulis pada Prasasti Abad ke 9

Spot Foto dan Suasana Sore Hari

Selain pemandangan alami, Pantai Raemea juga punya spot-spot menarik untuk berfoto, termasuk gapura berbentuk ikan yang ikonik. Saat sore hari, pantai ini berubah semakin eksotis dengan panorama langit senja yang menawan.

Momen matahari terbenam di sini menjadi pengalaman yang sayang untuk dilewatkan.

Baca Juga: Kontrak Segar untuk Waskita Karya, Rp238,86 Miliar Digelontorkan untuk Budidaya Ikan Nila Salin

Fasilitas dan Oleh-oleh Khas

Meski suasananya tenang dan alami, kamu tetap bisa menemukan warung-warung kecil di sekitar pantai.

Tak hanya itu, wisatawan juga bisa membeli cendera mata khas Sabu Raijua, mulai dari kerajinan tempurung kelapa hingga kain tenun ikat yang memiliki nilai budaya tinggi.

Halaman:

Tags

Terkini