ragam

Kuliner Yogyakarta Ini Sudah Disajikan Sejak Zaman Kerajaan Mataram

Jumat, 19 September 2025 | 13:00 WIB
Gudeg khas Yogyakarta sudah ada sejak zaman Mataram Kuno, sekitar abad ke 14, bahkan tercatat di Serat Centini. (Cookpad)

Kembang waru terbuat dari terigu, telur, gula, susu, dan mentega. Semua dibahan dicampur jadi satu.

Adonan dibentuk dengan cetakan bunga waru dan dipanggang di oven tradisional yang menggunakan arang.

Dulu kembang waru dihidangkan pada acara hajatan dan istimewa di kalangan bangsawan saja.

Baca Juga: Rileks dan Fokus Kembali, Sound Healing Borobudur Bareng Singing Bowl Indonesia Hadir 4 Oktober 2025

Yangko (daerahkita.com)

4. Yangko
Populer dibawa jadi buah tangan dari Yogyakarta, aslinya yangko berasal dari Kotagede.

Pada zaman dulu yangko merupakan hidangan istimewa.

Kudapan ini hanya bisa dinikmati keluarga kerajaan Mataram Islam dan bangsawan karena bahan bakunya mahal.

Baca Juga: Mood Lagi Jelek? Coba Atasi dengan Semangkuk Es Krim

Konon, yangko juga menjadi bekal perang Pangeran Dipenogoro saat berlangsungnya Perang Jawa.

Yangko terbuat dari tepung ketan yang diberi pewarna dan dikukus. Setelah matang dipotong ukuran kecil.

Variannya ada yang berisi kacang hijau, stroberi,dan durian, juga yang tanpa isi sama sekali.***

Halaman:

Tags

Terkini